sesuai dengan karakteristik taman nasional yang terakhir. taman nasional memiliki areal yang cukup luas. wilayah itu bisa meliputi sungai, laut, hutan, gunung atau danau. bahkan tak jarang di taman nasional juga terdapat pemukiman penduduk. untuk mempermudah sistem pengelolaan, taman nasional dikelola dengan sistem zonasi.

zonasi taman nasional adalah proses pengaturan ruang dalam taman nasional menjadi beberapa zona. proses ini dimulai dengan tahap persiapan. lalu dilanjutakan dengan pengumpulan dan analisis data, penyusunan draft rancangan donasi, konsultasi publik dan perancangan.

kriteria penetapan zonasi ditetapkan berdasarkan faktor berikut :

  • derajat tingkat sensitifitas ekologi
  • keperwakilan (representasion)
  • keaslian (originality)
  • kealamiahan (naturallness)
  • keunikan (uniqueness)
  • kelangkaan (rarityness)
  • laju kepunahan (rate of exhaution)
  • keutuhan satuan ekositem (ecosystem integrity)
  • keutuhan sumber daya/kawasan (intacness)
  • luasan kawasan (area/size)
  • keindahan alam (natural beauty)
  • kenyamanan (amenity)
  • kemudahan pencapaian (accesbility)
  • nilai sejarah/arkeologi/agama (historical/archeological/religious value)
  • ancaman manusia (treat of human)

sistem zonasi taman nasional terdiri dari empat zona. yaitu zona inti, zona rimba (zona bahari untuk wilayah peraiaran), zona pemanfaatan dan zona lain.

zona inti

zona inti adalah taman nasional yang memiliki keadaan alam masih asli dan tidak/belum diganggu manusia. dalam areal ini tidak diperkenankan terjadinya perubahan, baik mengurangi luasnya, mengubah fungsinya, atau menambahkan satwa/flora yang bukan asli.

zona rimba dan/atau zona bahari

zona rimba adalh zona taman nasional yang dibentuk dengan tujuan pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan alam untuk kepentingan penelitian, pendidikan, konservasi, wisata terbatas, dan habitat satwa migran.

jika taman nasional berada di wilayah peraian, maka zona yang memiliki krakteristik sama dengan zona rimba adalah zona bahari.

zona pemanfaatan golden park 2

zona pemanfaatan merupakan suatu zona yang dibentuk untuk melindungi zona inti. dalam zona ini diperbolehkan untuk membangun infrastruktur dan sarana pariwisata. pemerintah juga bisa memberikan hak pengusahaan ini kepada pihak ketiga (sesuai permenhut nomor p19/menhut/2004).

selain ini zona ini juga dimanfaatkan untuk pendidikan, jasa lingkungan dan kegiatan yang menunjang wisata.

zona lain

zona lain merupakan zona dalam taman nasional yang dibangun untuk kebutuhan tertentu. bisa berupa kebutuhan religi, rehabilitasi dan kebutuhan khusus lainnya. ada beberapa jenis zona lain yang sudah diketahui (tidak tertutup kemungkinan, akan dibentuk zona lainnya sesuai kebutuhan) : baca> golden park 2

  1. zona tradisional, adalah zona dalam taman nasional yang ditetapkan untuk pemanfaatan tradisional oleh masyarakat. pada kondisi ini masyarakat “bergantung” pada sumber daya yang ada dalam taman nasional. sehingga pemanfaatannya bagi masyrakat diperbolehkan.
  2. zona rehabilitasi, yaitu zona dalam taman nasional yang mengalami kerusakan sehingga harus dilakukan rehabillisasi untuk memulihkan ekosistem yang mengalami kerusakan. pemulihan ini biasanya memakan waktu sampai lima tahun.
  3. zona religi, budaya dan sejarah. merupakan zona dalam taman nasional yang di dalamnya terdapat situs religi, peninggalan warisan budaya, sejarah, arkeologi yang dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan serta perlindungan terhadap nilai-nilai sejarah dan budaya.
  4. zona khusus, adalah zona dalam taman nasional yang terbentuk karena kondisi tertentu.kondisi itu misalnya sudah terdapat pemukiman penduduk sebelum suatu kawasan dijadikan taman nasional. sehingga di zona ini juga terdapat fasilitas berupa infrastruktur, telekomunikasi dan listrik.

saat ini terdapat 50 taman nasional di indonesia, yang pengelolaannya di bawah kementerian kehutanan republik indonesia. enam di antaranya, nal gunung leuser di sumatera utara dan aceh, taman nasional kerinci seblat di jambi dan taman nasional bukit barisan selatan di sumatera utara, sumatera barat, bengkulu, dan sumatera selatan, juga di termaksud situs warisan dunia unesco yang tergabung sebagai warisan hutan hujan tropis sumatera.

baca: togel online singapura